19.7.17

Me vs Skripsweet

19 Januari 2017- "Alhamdulillah yiahhh finally nyusun skripsi juga" gitu deh kirakira yang langsung terbesit di hati aku. Di acc nya proposal itu senengnya minta ampun, setelah bolak-balik perpus. berkutat dan bingung nentuin judul. ngerasa bangga gitu deh.
23 Januari 2017- setelah skripsi berhasil di acc di prodi, hari ini akhirnya aku dapet surat mandat untuk dosen pembimbing yang ternyata beliau adalah dosen yang udah pernah aku ikut mata kuliahnya 2x, ngerasa udah tau karakter dospem karna udah pernah ikut kuliahnya dan dapet A di mata kuliah beliau, lumayan bikin percaya diri dan nggak begitu takut sama si bapak.
tapi tetep aja ya apa-apa yang nama nya pertama kali tuh pasti deg-deg'an termasuk juga bimbingan.
dapet beliau sebagai dospem skripsi itu bener-bener berjuta rasanya deh. dari mulai judul di ganti-ganti, variabel di acak-acak, belum lagi susahnya nemuin beliau yang padahal setiap hari selalu dateng ke kampus.
pas judul pertama kali diganti, ok gapapa masih bisa terima, dengan lapang dada aku nyusun lagi latar belakang, nyari lagi teori-teori untuk bab 2 (ini super bikin lelah), nyari lagi penelitian terdahulu, nyari lagi referensi jurnal internasional yang susahnya naudzubillah.
dan bayangkan, pada bimbingan selanjutnya... judulkuuuu... variabel kuuuu... diganti lagi :'( sumpah itu sih sedih banget, sampe kaya lelah dan ngerasa down seketika bahkan saat sampe rumah nangis-nangis sampe bikin mama cemas :"), apalagi ngeliat sahabat-sahabat yang dapet pembimbing yang hamble dan selalu langsung lanjut dan acc tiap bimbingan. tapi walaupun sedih, selalu ada banyak motivasi, dari sekitar dan dari diri sendiri (gue nggak boleh gini, skripsi gue harus kelar, harus, harus). dengan penuh ikhlas aku berjuang nyusun kembali judul yang baru lagi, dan sumpah itu berharap banget jangan sampe diganti dan dikerjain lagi huhu.
5 maret 2017- bab 1 bab 2 bab 3 fix terlampaui, setelah berkali-kali latar belakang aku dipersalahkan, materiku di bilang nggak sesuai. hehe. akhirnya siap untuk ngumpulin data.
Alhamdulillah waa syukurillah, satu dospem sama sahabat sendiri (dwi) dengan tema skripsi yang hampir mirip jadi nggak sendirian dalam perjuangan ngumpulin data.
17 maret 2017- aku sama dwi dengan sangat polos nya datang ke seminar auditor sambil bawa 100 rangkap kuesioner dan rasa optimis data bakal langsung rampung hari itu juga, tapi ternyata jalan tak semulus itu, dari mulai masalah perizinan yang belum diurus, peserta yang nggak sampe 100. tapi selalu ada solusi untuk setiap masalah, alhamdulillah izin bisa diurus di tempat dan ada peluang dapat responden lagi di seminar tanggal 22 maret. (bener-bener terimakasih untuk pihak panitia seminar khususnya ibu yulia dan bapak Agung yang sudah sangat kami repotkan). Kemudian data pun rampung setelah perjuangan yang sangat sangat melelahkan. Kenapa kaya lebay pake sangat sangat? :( contoh saja, sipa sama dwi mondar-mandir senopati-sampit, nunggu tanda tangan surat dari jam 8 sampe jam 3 sore harus terlantar di kawasan blok M tanpa kejelasan dan dalam keadaan hujan, bolak balik kantor di sampit sampe 3 kali dengan hasil di jutekin sama seorang ibu ehehe tapi gapapa ya bu kami mah sabar. Dan barulah dapat kabar dari bu yulia senengnya minta ampun pas hampir maghrib. Huhu. Ya begitulah kirakira masih banyak lagi.

berhari-hari setelah data rampung dan diolah, barulah bisa nemuin dospem di bulan april. disini rasanya sudah selangkah sangat dekat menuju kelarnya skripsi.
dan finally 8 mei 2017 dospem ng acc surat bimbingan yang menyatakan bahwa saya bisa segera daftar sidang. alhamdulillah, alhamdulillah. tapi karena nilai sks yang terakhir belum keluar sampe hari terakhir daftar sidang di bulan mei, akhirnya aku nggak bisa sidang bulan itu juga dan harus bersabar nunggu sampai bulan juli. tapi nggak apa-apa karena. skripsiku kelar Alhamdulillah.

Skripsi, satu hal yang nggak bakal kelar kalo nggak kita kerjain setiap saat. satu hal yang akan sangat jadi beban kalau kita nggak mencintai tema dan materi yang kita angkat. satu hal yang amat sangat menghantui, menyita waktu dan menguras tenaga.
hal-hal yang sangat harus kita miliki saat nyusun skripsi:
1. Target waktu yang jelas
2. Motivasi
3. Fokus
4. Semangat
5. Do'a
6. Dukungan keluarga
7. Sahabat

Sekian :)

1.7.17

Ketika...


Ketika aku menjadi halal bagimu

Ketika aku menjadi halal bagimu
Akan kuleburkan seluruh cintaku tanpa ragu hanya untukmu angin
Pun aku akan menjadi rumah terindahmu bernaung saat dunia sedang tak bersahabat denganmu

Ya.
Ketika aku menjadi halal bagimu
Sepenuh jiwa ini akan kuikhlaskan untuk menjadi makmum terbaikmu
Akan kutaati perintahmu sebagai penuntun menuju jalan terbaik untukNya

Pun aku akan menjadi pengingat setiamu ketika kau mulai dilema dan tergoda oleh kesenangan dunia
Akan kusanggupkan diriku menjadi madrasah terbaik di istana kecil kita

Percayakanlah dirimu dan buah hati kecil kita padaku
Kan ku didik mereka seperti kau mengajari dan menasihatiku dengan lembutnya
Dan seperti kau menyayangiku

Angin
Kelak akulah yang akan menyiapkan pakaian terbaik dan makanan yang kau sukai sebelum kau berjuang mencari nafkah bagi keluarga kecil kita

Kelak jangan lupakan kecupan pada keningku ketika kita memulai pagi dengan jalan yang berbeda namun dengan kasihNya yang sama

Jangan kau lupakan pula menyempatkan jemari indahmu diwaktu malam,untuk membelai rambutku,tatkala bercerita keluh kesah kita seharian

Agar dengan cara itu kita takkan pernah melupakan hari sejarah pernikahan kita dan perjalanan kisah ini

Adakah yang lebih indah daripada itu?

Angin
Mulailah belajar lebih manis lagi,sebab hatiku terlalu lembut untuk kau sakiti sebagai mahrommu nanti
Tetaplah belajar disana,sebab kelak kaulah panutanku pertama kalinya

Kini biarlah kita saling mendoa agar bertahan dalam kesendirian
Hingga seutuhnya kita menjadi cinta yang halal

Kukuhkanlah hanya satu cinta ya?
Hingga tak ada celah untuk berbagi
Sebab aku tak rela berbagi imam seindah dirimu angin

Dan aku akan sabar menunggu waktu menjadi milikmu seutuhnya
Dan percayalah
Kecantikan ini hanya akan terbuka untukmu saja

Bimbinglah aku nanti menjadi perhiasan terindahmu dan menjadi doa dalam bidadari surgaNya
Sebab aku percaya,
Kau memiliki takdir merubahku
Ya.
Dengan cara melengkapi dan saling menopang hati ketika mulai terjatuh

Ya.
Dirimu angin

Dan benar
Ketika aku menjadi halal bagimu.

#yukhijrah

Kebun Hati

Teruntuk insan yang merasa lirih pada hatinya.

Sudahkah kita berkebun dengan benar didalam hati kita sendiri?

Terkadang Allah menangguhkan setiap harap kita, namun bukan berarti kita menjadikan hal itu menjadi pengakhiran dari segala harap kita.
Percaya Allah punya sesuatu yang tersimpan indah dibalik setiap sabar yang harus kita pupuk, hingga hal indah itu bisa menjadi buah yang bisa kita petik kelak.

Terkadang Allah menginginkan kita untuk menanam benih ikhlas, dengan mengambil hal-hal yang sulit untuk kita terima. Kita harus percaya Allah adalah sang Maha perencana, yang paling mengetahui apa yang baik dan paling baik untuk kita.

Memasuki musim panen. Kita akan menuai setiap nikmat, namun apa yang kita lakukan setelahnya? Tanami kembali hati kita dengan rasa syukur.

Semoga Allah selalu memberikan kesuburan pada hati kita, dan senantiasa menjauhkan hati kita dari ketandusan segala sifat yang dibenci-Nya. Aamiin

12.1.17

Butuh Penghapus

Butuh Penghapus

Memang benar, banyak cara yang bisa lalui untuk menemukanmu, aku hanya cukup membuka kontak di ponselku dan mengetih 3karakter dari namamu. atau membuka hingar bingar dunia sosial media, dan kembali mengetik lagi-lagi 3karakter namamu. lalu kemudian menyapamu dari salah satu jalan tadi.Tapi, apa semuanya ada artinya?pada kenyataannya aku terlalu "takut"ya aku takut mengganggumu, aku takut mengusikmu disaat yang tidak tepat, dan takut kalau sapaanku bukan hanya sekedar tak diharapkan tapi justru yang paling dihindari.lalu untuk apa aku disana hanya melihatmu melalui jalan itu. lebih baik aku tak punya jalan menujumu sama sekali. hanya membuatku takut dan tak bisa berenti dari memperhatikanmu, mengamatimu yang bahkan tak perduli.bukan kah kita butuh penghapus untuk menghapus tirtah yang salah?bukan. bukan aku bermaksud menjadikanmu sebuah kesalahan dalam hidupku. karena itu aku rasa aku tak akan pernah menemukan penghapusnya, jadi yang aku butuhkan adalah kertas baru. dan saat aku mendapatkannya, aku harus memastikan diriku sudah bisa menulis dengan benar, dengan rapih, agar tak lagi aku merasa butuh penghapus seperti sekarang.


19.12.16

positive person

Kadang kita nggak tau apa yang kita lakuin itu salah atau bener, eh bukan kadang sih. malah kita gak pernah bisa tau, nggak ada jaminan. yang bisa kita lakuin yah cuma berbuat dan bertindak sebaik mungkin dalam segala hal.
ada yang bilang... "karena hasil tidak akan pernah menghianati proses"
kaya semacem gitu juga kalau kita berbuat baik ke orang lain, kita nggak pernah tau apakah orang itu memang layak untuk kita curahkan tulusnya kita atau nggak. tapi nggak ada salahnya lah mensugesti diri sama hal-hal positive, nggak akan ada habisnya kalo kaya begini dipikirin terus yang ada malah suudzon setiap saat ke setiap orang :)
jadi orang baik
jadi orang tulus
tetep harus mikir juga sih ya.
kalau nggak, bisa-bisa jatohnya kaya tokoh-tokoh protagonis di sinetron yang hidupnya menderita melulu atau kaya icha yah :'( nggak icha ya gpp kok nggak maksa :')

Jadi gini, coba aja  kita bisa baca isi hati setiap orang ya, biar kita bisa antisipasi haha.
Tapi jangan deh, kita juga nggak mau lah ya isi hati kita dibaca-baca.
yaudah intinya baik aja, tawakkal aja. Allah yang nentuin cerita yang terbaik kok.

6.11.16

JODOH hmmmmm

hmmmmm...

kata dalam judul ini bakal krusial banget kalau usia kamu itu udah diatas 20an, ekstremnya kalau usia kamu udah >25, nggak usah sok sok cuek, pasti dalem hatinya resah juga kan kalau benerbener ngerasa nggak ada bayangan soal ini. hehe

Jodoh...
itu
ditangan
Allah.

iya ditangan Allah, jadi tunggu aja. eh tapi enggak tunggu diem aja juga sih.
penantian jodoh yang paling mulia adalah dengan menyibukkan memperbaiki diri, memuliakan hati, mendewasakan kepribadian :)
jadi bukan sibuk nyari ya, apalagi... nyarinya dengan  hal-hal yang nggak dibenarkan.
makin dewasa kamu bakal makin ngerti apa itu jodoh sebenernya.
mungkin aja dia itu orang yang nggak kamu duga yang selama ini ada disekitar kamu,
mungkin aja dia itu orang yang tibatiba dateng dan Allah pertemukan dengan pertemuan yang nggak bakal pernah kamu duga.

dugaan, jodoh kayanya nggak bisa diduga-duga deh.
kebanyakan dari mereka yang Alhamdulillah telah bersama jodohnya juga pasti ngerasa gitu, ngerasa "nggak nyangka ya. ternyata jodoh saya...."
:) duh tentramnya bikin hati ngiri.

mungkin nggak sih saat ini sedang mengharapkan seseorang menjadi jodoh kamu?
mungkin lah yah.
inget. berdo'a aja. perbaikin diri, dan... jangan maksain ya kalau emang bukan (bukan maksud do'ain hehe)

ok,,
sekian.
semoga Allah memantaskan aku dan kalian untuk dipertemukan dengan jodoh yang sebaik-baiknya,

aamiin

5.11.16

Annoying Feeling

Bukan mengharap iba dari orang lain. Siapapun yang liat dan yang dengar pasti cuma bisa ngerasa ngerti. padahal... belum tentu.

Bukan karna tidak pernah berusaha untuk melangkah mundur, selama ini aku kira aku telah jauh dari mu karna aku yang hendaki, tapi nyatanya aku hanya terdiam ditempat yang sama dengan perasaan yang kaku. sekarang kamu memang jauh, ya jauh. tapi bukan karna langkahku, tapi kamu yang pergi, atau angin yang membawamu pergi. sebut saja keadaan dan waktu itu adalah angin tadi.

Setelah kita saling membelakangi dan tak saling melihat, nyatanya hanya dirimu yang sanggup pergi menjauh.

dan aku?

aku masih terdiam sendiri ditempat yang sama. ditempat yang sama, dan saat aku kembali menoleh, aku tak bersamamu lagi, tapi perasaanku tak menghendaki aku untuk menerimanya.

kenapa?

entah...

lalu kapan aku berhenti? sampai kapan seperti ini?

entah...

secepatnya itu mauku, tapi nyatanya kadang aku memang seseorang yang sulit sejalan dengan perasaanku sendiri.

bisa dibilang ini adalah perasaan yang menyebalkan, ingin rasanya memarahi perasaan ini. hanya membawa sakit dan jadi duri yang kecil dan sangat kecil hingga tak terlihat dan tak bisa hilang rasa perihnya.

Waktu.......

Mengenalmu membuatku menjadi seseorang yang terlambat, aku bukan orang yang terlalu tepat waktu, tapi aku juga tidak biasa dan tidak suka un...