Postingan

Cukup diingat Saja

  Prolog: Rindu yang Tidak Berniat Pulang Ada rindu yang tidak ingin ditemui. Tidak ingin disapa. Tidak ingin diselesaikan. Ia hanya ingin ada— seperti lagu lama yang tak lagi diputar, tapi masih kita hafal nadanya. Rindu ini tidak meminta apa-apa. Tidak ingin kembali. Tidak ingin melanjutkan sesuatu yang bahkan belum sempat dimulai. Ia hanya ingin diingat. Dan aku mengizinkannya tinggal. Bab 1: Kita yang Hampir Kita pernah berada di jarak yang aneh. Tidak cukup dekat untuk disebut cerita, tidak cukup jauh untuk dilupakan. Ada percakapan yang berhenti di kepala, ada tawa yang hanya sempat dibayangkan, ada “seandainya” yang tidak pernah benar-benar diucapkan. Dan anehnya, yang hampir itu justru paling lama tinggal. Bab 2: Rindu yang Tahu Diri Aku merindukanmu tanpa ingin memilikinmu. Tanpa ingin tahu kabarmu hari ini, tanpa ingin masuk lagi ke duniamu. Rindu ini sopan. Ia datang sebentar, duduk diam, lalu pergi tanpa merusak apa pun. ...

Aku Adalah Ibu Baru

Gambar
(Sebuah Kisah Refleksi Diri) Awal Sebuah Dunia Baru Hidupku dulu terasa begitu sederhana. Setiap langkah seperti mengikuti alur yang sudah tertulis— sekolah, pekerjaan, mimpi-mimpi yang kubangun perlahan. Aku merasa memiliki kendali atas segalanya. Namun, saat aku tahu ada kehidupan kecil yang tumbuh dalam diriku, semuanya berubah. Aku tidak lagi hanya berjalan untuk diriku sendiri. Ada dunia baru yang menunggu, dunia yang penuh dengan ketidakpastian, tetapi juga penuh dengan kemungkinan yang tidak pernah kubayangkan. Kau hadir seperti angin yang lembut, membawa kabar baik sekaligus ketakutan. Apakah aku siap? Apakah aku cukup baik? Tapi satu hal yang pasti: kau adalah awal dari segalanya. Bab 1: Sebuah Kehidupan yang Mulai Berdenyut Ketika dokter pertama kali memberitahuku, aku hanya bisa diam. Ada rasa terkejut, bahagia, dan takut yang bercampur menjadi satu. Aku menyentuh perutku, masih datar saat itu, dan bertanya-tanya, seperti apa kau nanti? Hari-har...