Langsung ke konten utama

Hi Future !!! We are ready...

4 tahun itu bukan waktu yang singkat ya.
disana ada 8 semester, 48 bulan dan 1440 hari.
ada seseorang yang pernah bilang kalau rindu hanya akan datang pada hal bernama kenangan. selesai wisuda 24 oktober kemarin, sampai disini berakhir deh masamasa perkuliahan yang penuh melo-drama ^^
sekarang tersisa ingatan-ingatan yang bakal dan bahkan udah mulai aku kangenin T_T























foto-foto diatas adalah foto-foto pas sekumpulan anak semester 5 sok nekad tour ke Jogja hehe. banyak banget cerita dan drama yang terjadi. but ya kembali lagi, sekarang hanyak tertinggal untuk dikenang dalam ingatan manis :)
















nah kalo foto yang ini adalah ketika anak-anak semester 7 yang sudah sangat butuh piknik udah ngerasa bahagia walaupun cuma ke ancol :D , asli disini seneng banget dan bahagia banget sih. mungkin karena kita belum tau dilema skripsi itu kaya apa, cuma ada rasa takut dan khawatir nya gitu.





yap dan beberapa foto terakhir itu karena ada 2 orang kesayangan yang jarang banget ikut foto breng-bareng sama yang lain.

inti nya untuk teman-teman syifa di kelas B, terimakasiiiiiiiiih banget buat semua kenangan-kenangannya, aku bakal rindu banget. selamat menatap masa depan yaa untuk kita semua. semoga kita bisa meraih sukses dijalan masing-masing yang kita pilih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Adalah Ibu Baru

(Sebuah Kisah Refleksi Diri) Awal Sebuah Dunia Baru Hidupku dulu terasa begitu sederhana. Setiap langkah seperti mengikuti alur yang sudah tertulis— sekolah, pekerjaan, mimpi-mimpi yang kubangun perlahan. Aku merasa memiliki kendali atas segalanya. Namun, saat aku tahu ada kehidupan kecil yang tumbuh dalam diriku, semuanya berubah. Aku tidak lagi hanya berjalan untuk diriku sendiri. Ada dunia baru yang menunggu, dunia yang penuh dengan ketidakpastian, tetapi juga penuh dengan kemungkinan yang tidak pernah kubayangkan. Kau hadir seperti angin yang lembut, membawa kabar baik sekaligus ketakutan. Apakah aku siap? Apakah aku cukup baik? Tapi satu hal yang pasti: kau adalah awal dari segalanya. Bab 1: Sebuah Kehidupan yang Mulai Berdenyut Ketika dokter pertama kali memberitahuku, aku hanya bisa diam. Ada rasa terkejut, bahagia, dan takut yang bercampur menjadi satu. Aku menyentuh perutku, masih datar saat itu, dan bertanya-tanya, seperti apa kau nanti? Hari-har...

Bianglala...

Malam ini langit cerah, tapi kamu bersikukuh kalau langit hari ini mendung dan dingin. tak ada bantahan, tidak bisa ku paksa cuaca untuk selaras hanya untuk menghibur perasaanku seolah kamu berada hanya beberapa meter disekitar tanah yang ku pijak.  Aku perempuan yang ingin kamu selalu jujur, tapi aku sendiri tidak bisa membohongi diriku kalau hati ku senang saat kamu berbohong, mengatakan sekarang baru masuk waktu maghrib, padahal aku tahu jelas-jelas kamu sudah selesai shalat isya. ketika aku menyayangi seseorang, sejujur itu aku pada perasaanku, tapi harusnya ku katakan sebenarnya aku sungguh-sungguh sudah lelah melalui perasaan yang bagai bianglala di wahana dufan ini, sesuka apapun aku naik wahana itu, pasti kepala ku akan pusing dan nafasku akan sesak jika terus menerus ku paksakan. aku tau kita masih bagai abu-abu, belum jelas warna dari cerita ini, ntah hitam atau putih. aku tau kalau aku hanyalah asing yang membuatmu terbiasa.  bahkan jika kita tidak lagi ada, aku yak...

"tapi sebenernya benar atau salah itu nggak berarti lagi, nggak ada pemenang..."