Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

yang Asli yang Mana?

"Syifa itu bawel banget" Kata mama. Bisa cerita panjang lebar, bisa punya banyak hal untuk dikomentari, bisa tiba-tiba membahas hal kecil seolah-olah itu perkara paling penting di dunia. Tapi anehnya, di depan "orang lain" aku sering diam. Lebih banyak mendengar, memperhatikan. Kadang bahkan memilih menyimpan apa yang ingin kukatakan, walaupun sebenarnya di kepala sudah ada banyak sekali kalimat yang berdesakan. Lalu aku sering bertanya sendiri, Jadi, aku yang asli yang mana? Yang bawel atau yang diam? Mungkin keduanya. Aku yang bawel adalah aku ketika merasa aman. Aku yang diam adalah aku ketika sedang membaca keadaan. Bukan berarti yang diam itu palsu. Dan bukan pula yang bawel itu satu-satunya versi diriku yang sebenarnya. Barangkali manusia memang tidak hanya punya satu wajah. Ada bagian dari diri kita yang hanya berani keluar di tempat tertentu, bersama orang-orang tertentu, ketika hati tidak perlu sibuk berjaga-jaga. Jadi kalau aku bisa sangat ramai bersama se...

Dewasa itu apa?

 Dewasa itu mengalah, kan? Mengalah untuk prioritas. Mengalah untuk sesuatu yang lebih penting daripada ego sendiri. Bukan karena tidak mampu melawan. Bukan karena tidak punya pendapat. Bukan pula karena kalah. Tapi karena kita mulai mengerti, bahwa tidak semua hal harus dimenangkan. Ada yang lebih penting daripada menjadi benar. Ada yang lebih penting daripada membuktikan diri. Ada yang lebih penting daripada mempertahankan ego. Mungkin, dewasa adalah ketika kita tahu kapan harus memperjuangkan sesuatu, dan kapan harus mengalah demi sesuatu yang lebih besar.